Analisis Penggunaan Antibiotik Berdasarkan Metode ATC/DDD di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit
Analysis of Antibiotic Use Based on ATC/DD Method in Hospital Inpatient Installation
Published online: %e %b %2025Abstract
Tujuan - Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik di instalasi rawat inap Rumah Sakit Kota Kediri selama Januari hingga Maret 2025 menggunakan metode Anatomical Therapeutic Chemical/Defined Daily Dose (ATC/DDD).
Metodologi - Penelitian ini bersifat deskriptif retrospektif dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh dari catatan penggunaan obat di instalasi farmasi dan rekam medis pasien.
Hasil - Hasil menunjukkan lima antibiotik yang paling banyak digunakan adalah Gentamicin, Ciprofloxacin, Amoxicillin + Clavulanate, Azithromycin, dan Amoxicillin. Gentamicin memiliki nilai DDD/100 bed-days tertinggi sebesar 952,38, diikuti oleh Ciprofloxacin (914,29), menunjukkan dominasi antibiotik spektrum luas dibandingkan antibiotik lini pertama. Distribusi penggunaan berdasarkan kelas ATC menunjukkan bahwa aminoglikosida dan fluoroquinolone mendominasi dengan proporsi di atas 24%.
Keaslian - Temuan ini menandakan adanya potensi overuse antibiotik kuat yang perlu dikendalikan. Evaluasi ATC/DDD direkomendasikan sebagai alat audit rutin dalam mendukung program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA) dan implementasi Antibiotic Stewardship di rumah sakit.
License
Copyright (c) 2025 The Author(s). Published by Borneo Novelty Publishing

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Permission is granted subject to the terms of the License under which the work was published. Permission will be required if your reuse is not covered by the terms of the License.