Analisis Drug Related Problems (DRPs) dan Potensi Interaksi Obat pada Pasien COVID-19 Rawat Inap di RSUD Haji Surabaya Tahun 2022 Open Access

Analysis of Drug-Related Problems (DRPs) and Potential Drug Interactions in COVID-19 Inpatients at Haji Hospital, Surabaya, in 2022

Authors

  • Dian Indrayanti 1 ,  Sri Lestari 2 ,  Lailatul Hidayah 3 ,  Elly Rakhmawati Ratnanigrum 4 Maringan Lambert Pasaribu 5
Published online: %e %b %2026

Abstract

Tujuan - Untuk mengetahui pola pengobatan pasien COVID-19 rawat inap serta diketahui drug related problems (DRPs) dan interaksi obatnya. Metodologi - Penelitian ini merupakan suatu penelitian observasional bersifat retrospektif dengan teknik total sampling dari 83 rekam medis pasien COVID-19 rawat inap yang didokumentasikan secara retrospektif menggunakan rekam medis dan peninjauan di lembar rekonsiliasi. Hasil - penelitian menunjukkan rerata usia pasien COVID-19 didominasi oleh kelompok usia 41–60 tahun (48%), derajat keparahan COVID-19 kategori sedang (82%), dan diagnosa COVID-19 disertai komorbid (80%). Pola pengobatan yang banyak digunakan dari 83 pasien adalah vitamin C (100%), favipiravir (96%), vitamin D (88%), N-asetilsistein (88%), zinc (64%), paracetamol (36%), azitromisin (22%), levofloxacin (16%), dexamethasone (14%), remdesivir (12%), antikoagulan heparin (10%), antikoagulan fondaparinuks (6%) dan metilprednisolon (4%). Hasil analisis drug related problems (DRPs) terjadi sebanyak 271 kejadian dari total 83 rekam medis pasien COVID-19 rawat inap. Hasil analisis potensi interaksi obat menunjukkan terjadi pada 45 pasien (54%) dengan total 101 kejadian interaksi obat. Potensi interaksi obat terjadi pada kategori moderat sebanyak 76 kejadian (75%), minor sebanyak 20 kejadian (20%), dan mayor sebanyak 5 kejadian (5%). Keaslian - Pola pengobatan pasien COVID-19 rawat inap didominasi oleh penggunaan kombinasi beberapa obat yang berpotensi menimbulkan drug related problems (DRPs) dan interaksi obat. Kejadian DRPs dan interaksi obat cukup tinggi, terutama pada kategori moderat, sehingga diperlukan peran aktif tenaga kefarmasian dalam pemantauan dan evaluasi terapi untuk meningkatkan keamanan pengobatan

Keywords:
COVID-19, DRPs, Interaksi Obat, Komorbid, Pola Pengobatan

Permission is granted subject to the terms of the License under which the work was published. Permission will be required if your reuse is not covered by the terms of the License.

How to Cite

Analisis Drug Related Problems (DRPs) dan Potensi Interaksi Obat pada Pasien COVID-19 Rawat Inap di RSUD Haji Surabaya Tahun 2022: Analysis of Drug-Related Problems (DRPs) and Potential Drug Interactions in COVID-19 Inpatients at Haji Hospital, Surabaya, in 2022. (2026). Pharmaceutical Novelty, 1(2), 72-79. https://doi.org/10.70310/

Downloads

Download data is not yet available.